4 Kain Termahal di Dunia

Updated: Apr 25


Hallo sobat Callme, kali ini kita akan membahas tentang kain nih. Secara umum kain digunakan untuk dibuat menjadi pakaian. Tapi kain yang digunakan untuk membuat pakaian itu bisa didapatkan dengan mudah dan cukup murah, seperti Catton Combed, Catton Cardet, Teterton Catton dll. Tapi ada juga kain yang mahal yang ada di dunia ini, yuk kita bahas.


1. Kain Wol Vikuna

Yang pertama adalah kain Wol Vikuna. Vikuna adalah hewan yang sejenis dengan unta Amerika Selatan yang hidup di pegunungan peru, Amerika Selatan. Vikuna adalah mamalia pemakan tumbuhan yang bisa dikatakan unik. Hewan ini dimuliakan dan dianggap sebagai anak dari dewi kesuburan oleh suku Inca, bahkan masyarakat kerajaan Inca sangat memuliakan bulu wol vikuna dan hanya anggota kerajaan saja yang boleh memakai pakaian dari wol vikuna ini.

Hewan ini sangat jarang ditemui dan hanya bisa diambil bulunya setiap 3 tahun sekali. Pengambilan bulu vikuna ini langsung dari alam liar karena hewan ini tidak bisa dikembang biakan.

Menurut orang yang pernah memiliki wol ini mengatakan bahwa kain wol vikuna memiliki kelembutan tiada duanya, karena hal itulah yang mempengaruhi harganya sangat mahal. Untuk kain wol vikuna pada tahun 2007 dalam 1 yardnya dibandrol berkisar $1.800 atau setara dengan 25 juta rupiah sampai dengan $3.000 atau setara dengan 42 juta rupiah dan untuk mantel dari wol ini dibandrol dengan harga $21.000 atau setara dengan 300 juta rupiah.


2. Kain Bulu Sable

Sable adalah salah satu spesies mamalia karnivora kecil yang menghuni hutan Rusia dari pegunungan Ural di seluruh Siberia dan Mongolia Utara. Hewan Sable telah diburu karena bulunya yang berwarna coklat tua dan hitam yang sangat berharga, dan sampai saat ini masih menjadi barang mewah.

Kain bulu sable termasuk salah satu kain yang sangat dihargai dalam perdagangan bulu sejak abad pertengahan. Bulu Sable dianggap unik karena dapat mempertahankan kehalusannya disetiap arah ketika dibelai.

Salah satu karya busana yang menggunakan bulu Sable adalah mantel dari Lagerfeld yang dijual dengan harga mencapai 1,085 juta dollar AS atau setara Rp 14,1 Miliar. Manter ini menggunakan sekitar 60 sampai 70 ekor Sable.


3. Kain Sutra Mulberry

Sutra merupakan serat protein alami yang dapat ditenun menjadi tekstil. Jenis sutra yang paling umum dan kuat adalah jenis sutra dari kepompong yang dihasilkan dari larva ulat sutra murbei (Bombyx Mori). Ulat sutra murbei adalah ngengat yang memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai penghasil serat/benang sutra. Telur ulat murbei membutuhkan waktu sekitar 10 hari untuk menetas, lalu membentuk kempompong sutra mentah.

Kain sutra dikenal memiliki tekstur halus, lembut, namun tidak licin. Ulat sutra mulbei ini dikenal memiliki kualitas tinggi, karena hal itu kain sutra Mulberry ini di jual dengan harga USD 91,4 atau Rp1,4 juta per meternya.


4. Kain Batik Tiga Negeri

Ny. Tjoa Giok Tjiam mempopulerkan kain batik tiga negeri ini pada tahun 1910, batik tiga negeri adalah salah satu kain premium asli Indonesia yang memiliki nilai jual begitu tinggi. Salah satu penyebabnya adalah proses pembuatan yang masih menggunakan teknik tradisional, mulai dari teknik tulis dan celup dari kedua sisi hingga teknik colet untuk membentuk motifnya.

Karena kesulitannya dalam pembuatan dan keistimewaannya, kain Batik Tiga Negeri ini di bandrol dengan harga mencapai Rp 100 juta per meternya.


Untuk informasi lebih lanjut mengenai Sablon Baju dengan kualitas tinggi, pembuatan baju, kaos, jaket maupun aksesoris dapat langsung berkonsultasi dengan Admin kami di nomor 081386867461

151 views0 comments